PENYUNTIKAN VAKSIN HPV OLEH PETUGAS UPTD MANGARAN DI MTS MISYKATUL ULUM
Vaksin HPV disuntikkan ke dalam otot, biasanya di lengan atas atau paha. Vaksin ini diberikan dalam beberapa dosis, biasanya 2 atau 3 dosis tergantung pada usia dan sejarah vaksinasi. Vaksin HPV bertujuan untuk melindungi tubuh dari infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang dapat menyebabkan kanker serviks, kutil kelamin, dan kanker lainnya.
Prosedur Vaksinasi HPV:
- Vaksin HPV diberikan oleh dokter melalui suntikan ke dalam otot (injeksi intramuskular).
- Anak usia 9-14 tahun: Diberikan 2 dosis dengan jeda 6-12 bulan.
- Remaja dan dewasa usia 15-26 tahun: Diberikan 3 dosis dengan jeda 0-2-6 bulan atau 0-1-6 bulan.
- Orang dengan sistem imun terganggu: Diberikan 3 dosis dengan jeda 0-1-6 bulan.
- Anak usia 9-14 tahun: Diberikan 2 dosis dengan jeda 6-12 bulan.
- Efek samping yang umum meliputi nyeri, kemerahan, dan bengkak di area suntikan. Efek samping lain yang mungkin terjadi termasuk pusing, mual, dan sakit kepala.
- Meskipun sudah divaksinasi HPV, tetap disarankan untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear sesuai dengan rekomendasi dokter.
Manfaat Vaksin HPV:
- Mencegah infeksi HPV, yang merupakan penyebab utama kanker serviks.
- Mencegah berbagai jenis kanker lain yang terkait dengan HPV, seperti kanker anus, penis, vulva, vagina, dan orofaringeal.
- Mencegah kutil kelamin.
Perlu Diketahui:
- Vaksin HPV tidak melindungi dari semua jenis HPV, tetapi jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker.
- Vaksin HPV tidak menyembuhkan infeksi HPV yang sudah ada.
- Vaksin HPV aman dan efektif untuk mencegah infeksi HPV dan kanker terkait HPV.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan.
Hasil ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk mendapatkan diagnosis atau saran medis, hubungi profesional. AI generatif bersifat eksperimental.

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)





0 comments:
Posting Komentar